Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Terpadu (SIPAKATAU) Berbasis Android/Ios Mobile

  • OBJECTIVE
    1. Walikota bisa melakukan monitoring dan memberikan penilaian kinerja kepada setiap SKPD/Instansi terkait yang menangani pengaduan masyarakat dengan cepat.
    2. Memperluas akses Pengguna Stakeholder untuk berpartisipasi meningkatkan fungsi layanan publik dan tata kelola pemerintahan dengan memberikan masukan, saran, kritik dalam bentuk pengaduan.
    3. Lalu lintas data dan umpan balik terhadap pengaduan, dari oleh dan untuk masyarakat.

 

  • SOLUSI
  1. Perangkat lunak tersebut dikembangkan sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pemerintah Daerah.
  2. Aplikasi SIPAKATAU yang didukung oleh sistem operasi android dan IOS diharapkan bersifat interoperable dengan media lain yang memudahkan pengguna atau masyarakat.
  3. SIPAKATAU ini direncanakan, mengembangkan dan memelihara pusat penyimpanan data dan informasi yang menyimpan lalu lintas data, alur, tracking dan status pengaduan apakah telah mendapatkan respon atau tidak dengan status pengaduan yang dikelola oleh operator ditingkat SKPD/Instansi Terkait.
  4. Sistem ini akan secara proaktif mencari, menganalisis, memahami, menyebarluaskan dan mempertukarkan secara elektronis data/informasi aktifitas pengaduan baik yang mengajukan pengaduan dan pemberi layanan dalam hal ini adalah SKPD/Instansi Terkait.
  5. SIPAKATAU mampu memberikan laporan dalam bentuk grafik dan statistik sesuai yang diinginkan oleh kepala daerah dalam melakukan monitoring kinerja.
  6. Menjaga kerahasiaan sistem dengan memberikan laporan secara periodik rekam jejak segala aktifitas pengaduan yang berlangsung melalui SIPAKATAU.

 

  • SUPPORT 
  1.  Web Server
  2. Server Hosting
  3. Komputer Client/Workstation SKPD/Instansi Terkait
  4. Local Area Network (LAN) Intra/Internet
  5. Firewall Cybercrime (proteksi internet)

 

  • ARSITEKTUR SISTEM
  1. Dinas Kebersihan untuk menerima laporan warga soal penanganan kebersihan yang ikut menunjang program Pemerintah Kota Makassar yaitu : ”Makassar Tidak Rantasa’
  2. Kepolisian untuk menangani respon cepat terhadap keamanan dan kenyamanan warga dari tindakan begal di jalan raya dan tindakan kriminal lainnya.
  3. Dinas Pemadam Kebakaran, respon cepat terhadap aduan apabila terjadi kebakaran di permungkiman penduduk.
  4. Badan Penanggulangan Bencana untuk melakukan tindakan prefentif ketika terjadi bencana.
  5. Dinas Pariwisata untuk melayani para wisatawan baik domestik maupun manca negara untuk mengetahui objek dan lokasi yang ingin dikunjungi.

 

  • PENGGUNA
  1. Para pengguna yang memiliki mobile devices android/ios  bisa menginstall aplikasi pengaduan di smartphone.
  2. Akan terdapat pilihan pengaduan berdasarkan SKPD/Instansi tujuan yang terdiri dari Dinas kebersihan, Kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana, Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Pariwisata.
  3. Pengaduan dimungkinkan untuk menyertakan posisi lokasi dalam bentuk koordinat GPS pada saat mengajukan pengaduan,
  4. Citra Image/gambar  yang bisa di capture  dari handpone pengguna sebagai bukti otentik yang mendukung pengaduan.
  5. Deskripsi pengaduan sehingga kejadian atau peristiwa yang diadukan adalah faktual dan bisa dipertanggung jawabkan.
  6. Administrator  yang diberi kewenangan untuk melakukan validasi  data pengaduan, jika aduan tersebut valid bisa diteruskan dan dipublish pada Web Monitoring untuk mendapatkan respon dan tindak lanjut, sebaliknya jika tidak memenuhi syarat validasi maka aduan tersebut bisa dihapus, diabaikan dengan kata lain tidak dipublish di Web Monitoring.
  7. SKPD/Instansi terkait akan diberi hak akses level sebagai operator untuk bisa melakukan setting  terhadap status pengaduan belum, sedang dan atau telah di proses
  8. Terdapat 3 aktor yang berinteraksi dengan sistem yaitu, user atau masyarakat, Administrator dan Operator  SKPD/Instansi terkait.